Selasa, 03 November 2015

I VERY PITY FOR YOUR LIFE

sadar akan setiap individu mempunyai kelebihan maupun kekurangan...
sadar kalau tidak ada yang 100% same
sadar akan toleransi
but .
bagaimana jika saya sudah memberikan toleransi, kesabaran akan sifat negatif dia yang menyakiti saya, apakah harus selalu saya bersikap manis terhadap anda MRS? Iwill aswer NO ! because disini saya mempunyai keperibadian yang kuat dan menurut saya anda telah menginjak nginjak seenak udel jika saya terus bersikap positif ke anda
banyak point yang tindakan anda membuat saya merasa dihinakan oleh anda tetapi yes saya telah memberikan toleransi untuk anda berfikir, berubah tetapiiiii nothing change from your self n i have done very sick for this !
banyak point yang saya merasa anda telah merendahkan saya secara tidak langsung, beberapa adalah
1. masalah uang 
waktu kita sama sama ingin kuliah mencari perkuliahan di mana mana akhirnya kita bertemu dengan gunadarma university di depok dengan hal yang menggiurkan yth beasiswa gunadarma. kitapun bolak balik ke tangerang-depok untuk mengurus perkuliahan dengan satu mobil yth mobil nya dan saya menumpang di mobilya selama mengurus perkuliahan karena saya mempunyai beberapa alesan untuk itu (1) saya dapat mengurangi kemacetan di jalan (2) lumayan dia ada temennya, yes its me (3) yang menyupiri kita adalah omnya dan selama di perjalanan minim sekali interaksi antara om dan dia so i think i am a bridge of them. yang ngobrol dengan omnya. dikhawatirkan kalau omnya mengantuk dan tdk ada interaksi takutnya ...(4) selama masih sama tujuannya why not untuk nebeng (5) jujur, saya lebih baik merepotkan atau nebeng ke teman daripada harus meminta papa untuk mengantarkan atau saya blg merepotkan saja. lagipula papa saya pasti masih tidur dan saya tdk ingin mengganggu.
dan pada suatu hari dia menghubungi saya meminta temani ke summarecon mall serpong n i said yes
ternyataaa setibanya saya disana terdapat dia dan adeknya hm.....(kalau sudah ada temennya ngapain minta temenin sama eike).  dia mulai berbicara blablabla kepada saya dan intinya adalah !!!!
'KA SELAMA INIKAN LO TANGERANG-DEPOK SAMA GUE NAIK MOBIL GUE DAN GA BAYAR BENSIN DAN LO SEKARANG NAGIH UANG KOSAN YANG MASIH MENJADI BOOKINGAN BLM SEBULAN' mungkin maksud dia (seharusnya gausah nagih lah)
oh astagaaa dia ga ikhlas toh seharusya ngomong dari awal gue gaakan sakit hati ko karena itu hak dia kalau tak membolehkan nebeng. alhamdulillah saya termasuk orang yang profesional kok jika meminta dan tak dikasih yah takan marah karena saya tau itu HAK dan terima konsekuensi mau di pinjemin syukur ga jg gpp . GA RUGI JUGA
2. masalah kepercayaan 




Senin, 02 November 2015

TUGAS SOFTSKILL 2 smester 7 SI. Psikologi

Nama    :  Ika Mulyana                                                                                                             NPM     : 13512575                                                                                                                 Kls        : 4 PA 06
1.      CBIS (Computer Based Information System)
1)      Pengertian CBIS adalah  sistem informasi untuk pemrosesan dan penyebaran informasi yang mengendalikan peranti keras dan lunak komputer.
2)      Evolusi CBIS terdapat
Tahap 1. AIS (Accounting Information System) yang menggunakan komputer hanya bersifat pengelola data perusahaan secara sederhana, dimana info untuk menejemen masih merupakan produk sampingan
Tahap 2. MIS (Management Information System) menghendaki bahwa aplikasi komputer mempunyai tujuan untuk menyajikan informasi manajemen. MIS merupakan sumber daya organisasi yang menyediakan informasi pemecahan masalah bagi sekelompok manajer secara umum yang mewakili suatu unit organisasi seperti suatu tingkat manajemen atau suatu era fungsional
Tahap 3. DSS (Decision Support System)
Sistem penghasil informasi yang ditunjukkan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer serta mengambil keputusan, jadi DSS dapat mendukung satu orang manajer sekalipun dengan masalahnya sendiri-sendiri
Tahap 4. OA (Office Automation)
Aplikasi OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik seperti modem, fax, word-proccesing, e-mail
Tahap 5. ES (Expert System)
Ide dasar kecerdasan buatan (AI) adalah bahwa komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Bagian khusus dari AI adalah sistem pakar. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu area fungsional. Sebagai contoh, sistem pakar dapat menyediakan sebagian bantuan yang sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.
2. Komponen (Elemen Sistem)
Tujuan merupakan pemotivasi yang mengarahkan sistem. Ex: ingin agar dapat mengingat sesuatu secara long term

              Input adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem. Ex: materi yang disampaikan oleh penceramah adalah 'tidak boleh makan berdiri' ditangkap oleh yang mendengarkan ceramah menggunakan daya auditorinya (pendengaran)

                                    Proses adalah bagian yang melakukan perubahan dari masukan menjadi                                         keluaran. Ex: Info lalu panca indra lalu STM lalu LTM         

                                   Output adalah produk atau jasa. Ex: Perilaku yang sesuai      

                                   Umpan balik digunakan untuk pengendalian input dan proses. Ex: jika                                            terjadi proses pengulangan akan menghasilkan long term memory jika tidak                                    akan menghasilkan short term memory 

 Daftar pustaka:
          Gaspersz, Vincent. (1996). Ekonomi Manajerial. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
              Laudon, C. Kenneth., Laudon, P. Jane. (2008). Sistem Informasi dan Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.
         Umar, Husein. (2005). Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
      

                       



Kamis, 22 Oktober 2015

22 oktober 2015

NOW ! i don't have words to say 'give up' 'lazy' 
NOW ! my sweety leg must walk to much than usual
NOW ! FOCUS !
i want to make my masterpieces what i want to make it
NOW THE TIME HAS COMEEEE N I AM SO SERIOUS FOR IT.
BISMILLAHIRAHMANNIRAHIM ...
GOD WILL LEAD ME IF ALWAYS PRAYING AND WORKING 
I DONT CARE WHEN MY AROUND NEGATIF ENERGY, I JUST TO KNOW THAT I MUST BE POSITIVE IN ALL CONDITION.
n i think one year again for finish from my formal knowledge (S1 Psi) i think enough for sharpen my hide skills :))))


Rabu, 30 September 2015

TUGAS SOFTSKILL 1 SMESTER 7 SI PSIKOLOGI

Nama               : Ika Mulyana
Kelas                : 4 PA 06
NPM                : 13512575
Mata Kuliah       : Softskill  Sistem Informasi Psikologi
Soal                 : Mencari definisi dari sistem, informasi, psikologi (masing-masing dari 3 tokoh) lalu                         simpulkan! dan definisi sistem informasi psikologi dari kesimpulan masing-masing definisi                           sistem, informasi, psikologi!
 Jawab:
Definisi sistem dari 3 tokoh, sebagai berikut:
1.     Pengertian sistem menurut Fat (Hutahaean, 2014) adalah suatu himpunan suatu ‘benda’  nyata  atau abstrak yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan,  berhubungan, berketergantungan, saling mendukung, yang secara keseluruhan bersatu dalam    suatu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif.
2.        Pengertian sistem menurut Indrajit (Hutahaean, 2014) mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang dimiliki unsur berkaitan antara satu dengan lainnya.
3.   Pengertian sistem menurut Jogianto (Hutahaean, 2014) mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Dari definisi sistem menurut 3 tokoh yang telah disebutkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa sistem adalah  suatu himpunan suatu benda nyata ataupun abstrak yang berkaitan satu dengan lainnya.

Definisi informasi dari 3 tokoh, sebagai berikut:
1.      Pengertian Informasi menurut Nuraida (2012) adalah data dengan tolok banding atau data yang telah diolah menjadi suatu kesimpulan yang mempunyai makna lebih.
2.      Pengertian informasi menurut Irwansyan dan Moniaga (2012) sekumpulan data atau fakta yang diorganisir atau diolah dengan cara tertentu sehingga mempunyai arti bagi penerimanya.
3.      Pengertian Informasi menurut Djahir dan Pratita (2014) data hasil pemprosesan yang memiliki makna, biasanya menceritakan suatu hal yang belum diketahui.
Dari definisi informasi menurut 3 tokoh yang telah disebutkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang telah diolah dengan cara tertentu sehingga mempunyai makna dan biasanya menceritakan suatu hal yang belum diketahui.

Definisi psikologi dari 3 tokoh, sebagai berikut:
1.      Pengertian psikologi menurut Bakar (2014) adalah ilmu tentang manusia.
2.      Pengertian psikologi menurut Matthews (2014) adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam situasi ekstrem.
3.      Pengertian psikologi menurut Colman (2015) adalah ilmu perilaku
Dari definisi informasi menurut 3 tokoh yang telah disebutkan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia.

Dapat disimpulkan bahwa sistem informasi psikologi adalah suatu himpunan data yang telah diolah dengan cara tertentu sehingga mempunya makna berkaitan dengan manusia.






Daftar Pusaka:
Bakar, A. Zainudin. (2014). Psikologi Pendidikan. Johor: Partridgepublishing.
Colman, M. Andrew. (2015). Dictionary of Psychology. United Kingdom: Oxford University Press.
Djahir, Yulia., & Pratita, Dewi. (2014). Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Deepublish.
Hutahaean, Jeperson. (2014). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish.
Irwansyah, Edi., & Moniaga, V. Jurike. (2012). Pengantar Teknologi Informasi. Yogyakarta: Deepublish.
Matthews, D. Michael. (2014). Head Strong. New York: Oxford University Press.
Nuraida, Ida. (2012). Manajemen Administrasi Perkantoran. Yogyakarta: Kanisius.






Rabu, 17 Juni 2015

"£$%^&*()&%!

Alhamdulillah ...bulan puasa dateng lagi dan aku masih di beri kesempatan lagi dari NYA untuk merasakan nikmatnya bulan suci ramadan. Nikmatnya sahur, nikmatnya berpuasa, nikmatnya berbuka puasa, nikmatnya solat tarawih, tapi sayangnya untuk puasa kali ini saya tak dapat puasa pertama teraweh pertama sahur pertama mungkin sampai dua hari kedepan. sedih sih tapi yah gimana ya ini juga pemberian NYA. yaudahlah syukuri saja jadi besok bisa lunchy deh haha
kenapa ya waktu awal awal puasa bnyak orang yang melakukan solat teraweh 
waktu awal awal puasa bisa penuh tuh masjid tp 1 minggi kemudian itupun plg lama bisa berkurang dan berkurangnya tak tanggung tanggung .. aduh suka prihatin :(
smoga aku tak termasuk orang yang demikian dan harus tak termasuk ! 
dan juga nih yang jadi pertanyaan ku juga mngapa orang kalau takda teman teraweh suka males terawwh dan akhirnya tak teraweh padahalkan sejatinya teraweh atau ibadah hanya untuk NYA . seharusnya kalau hati kita sudah tertuju pada NYA sendirianpun jalan 
aduh ya ALLAH aku suka sedih melihat ny. seakan akan itu sudah menjadi adat orang islam dalam menyambut bulan penuh barakahMU
sejatinya kalau kita benar ingin beribadah padaMU yaduah jalan aja takkan peduli mau ada teman atau tak, tak peduli mw ada yang ngajak or tak .. kalau memang from deep heart yah jalan aja.
Pray from this situation :(

Jumat, 12 Juni 2015

gabut bro

Menyebalkan kala datang perasaan itu !
memang manusia tak ada yang 100% sama it's defferent, tetapi kita mempunyai rasa toleran tehadap adanya perbedaan itu but how your boy friend different about religion ?? what should i do ?
religion adalah dasar dari semuany. perbedaan agama dengan teman, sanak saudara, family tak jadi masalah but the problem is my couple or my future husband
dalam agama sayapun tak dibenarkan menikah dengan non-
jika saya masih beranggapan bahwa relationship is game tak masalah adanya perbedaan about that but no ! from last until now for me relationship is serious.
bismillah u n me END
i believe that my GOD chooises the great for me in everything not only my future husband amin ..
see u n 

Rabu, 03 Juni 2015

Rational Emotive Therapy atau Terapi Rasional Emotif (Albert Ellis)

Rational Emotive Therapy/ Terapi Rasional Emotif (Albert Ellis)
 didasarkan pada suatu asumsi bahwa manusia memiliki potensi berfikir, baik secara rasional maupun tidak rasional. Ellis menyimpukan bahwa manusia itu berbicara sendiri, mengevaluasi sendiri, bertahan sendiri, memiliki naluri kecenderungan menuju pertumbuhan dan aktualisasi diri.

Teori ABC dari kepribadian, menduduki posisi sentral dalam teori dan praktek RET. A adalah keberadaannya fakta. C adalah konsekuensi emosi dan prilaku ataupun reaksi individu. A pristiwa yang sedang berjalan tidak menjadi penywbab C konsekuensi emosi. melainkan B yaitu keyakinan si pribadi si A menjadi penyebab C, reaksi emosi. setelah ABC munculan D yang meragukan atau membantah. pada aplikasinya D adalah metodeb ilmiah untuk menolong klien menantang keyakinan irasionalnya. akhirnya sampailah mereka pada E falsafah efektif yang yang memiliki segi praktis. Falsafah ini menggantiksn yang tidak pada tempatnya dengan yang cocok. apabila berhasil dalam melakukan ini akan menciptakan F atau perangkat prasaan yang baru. tak lagi merasakan cemas melainkan merasa segala sesuatu sesuai dengan situasi yang ada.
ket:
A: pristiwa yang sedang terjadi
B: keyakinan
C: konsekuensi emosi
D: intervensi yang meragukan
E: efek 
F: prasaan baru
 
Sasaran terapi yang dituju oleh RET dalam menggarap klientnya antara lain:
minat diri sendiri, minat sosial, pengarahan diri, tengang rasa, keluwesan, kesediaan menerima adanya, komitmen, berfikir ilmiah, mau menerima diri sendiri, mau menerima resiko, bertoleransi tinggi, dan bertanggung jawab.

Fungsi dan peranan terapis yaitu langkah pertama adalah menunjukkan kepada klien bahwa mereka telah menggunakan banyak hal yang seharusnya irasional. langkah kedua terapis membawa klien melampau tahap kesadaran. tahap ketiga menolong mereka memodifikasi pikiran mereka dan meninggalkan ide mereka ysng irasional. langkah keempat yaitu menantang klien untuk mengembangkan falsafah hidup yang rasional sehingga di masa depan dapat menghindari diri untuk tidak menjuadi korban dari keyakinan irasional yang lain.

Teknik dan prosedur praktek dari terapirasional emotif atau rational emotive therapy 
a. Metode kognitif 
   beberapa teknik kognitif antara lain:
  •   mempertanyakan keyakinan irasional, terapis menunjukan kepada klienbahwa mereka terganggu bukan karena pristiwa tertentu yang terjadi melainkan karena persepsi mereka sendiri atas pristiwa tersebut
  • pekerjaan ruma kognitif, mereka diberi pekerjaan rumah yaitu cara untuk melacak seharusnya yang mutlak merupakan bagian dari pesan diri mereka yang terinternalisasi
  • mengubah gaya berbahasa seseorang, klien belajar bahwa seharusnya bisa diganti dengan preferensi
  • penggunaan humor, RET berpendapat bahwa ganggunan emosional sernig kali merupakan hasil sikap diri yang terlalu serius dalam memandang hidup mereka 
b. Teknik emotif
    beberapa teknik emotif antara lain:
  • Imaginasi rasional emotif, klien membayangkan mereka sedang berfikir, merasakan, dan berprilaku tepat seperti yang akan mereka lakukan dalam imaginasi mereka serta merasakan dan berprilaku dalam kehidupan nyata.
  • Bermain peran, terapis sering meninterupsi untuk menunjukan kepada klien apa yang mereka katakan tentang diri mereka sendiri yang menciptakan gangguan
  • Latihan menyerang rasa malu, bahwa klien berusaha untuk tidak merasa malu meskipun orang lain jelas tidak menyetujuinya
  • penggunaan kekuatan dan ketegaran, klien ditunjukkan bagaimana cara menggunakan dialog keras pada diri sendiri, dimana mereka mengungkapkan keyakinan irasional mereka dan mampu mempertahankannya.
c. Teknik prilaku
    digunakan untuk mengubah prilaku klien yang tidak diinginkan
    beberapa teknik prilaku antara lain:
  • penguatan 
  • relaksasi
  • teknik pwemodelan sosial

Kelemahan RET 
kritikan yang ditunjukkan pada RET mencakup aspek kehidupsn klien yang dilingkari dan diabaikan oleh penfekatan umum. banyak klien yang dengan mudah diintimidasi terutama sebelum terapis mendapatkan respek dan kepercayaan dari klien. Setelah terciptanya hubungan yang kokoh antara keduanya , apabila klien merasa tidak didengarkan atau dipedulikan maka ada kemungkinan besar klien akan meninggalkan keiatan terapi.

Sumber
      Corey, Gerald. (1995. Teori dan praktek dari konseling dan psikoterapi. Semarang : IKIP Semarang Press.
fotokopian materi psikologi konseling.