Sabtu, 18 Oktober 2014

TUGAS PART 2

Nama : Ika Mulyana
NPM : 13512575
Kls : 3PA06
Psychology of Gunadarma University

Pengorganisasian Struktur Managemen
1.1 Definisi pengorganisasian ? 
  • menurut kamus oxford pengorganisasian adalah make preparations, arrange
1.2 Pengorganisasian sebagai fungsi managemen ?
  • organisasi formal yaitu kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkn diri dengan tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional ex : perseroan terbatas, sekolah, ect 
  • organisasi informal yaitu kumpulan ari dua orang atau lebih yang terlibat pada suatu aktifitas serta tujun bersama yang tidak disadari ex : arisan ibu ibu se RT, ect 
Actuating dalam managemen ?


2.1 Definisi actuating ?
  • menggerakkan pekerja untuk mencapai tujuan yang telah ditargetkan
2.2 Pentingnya actuating ?
  • agar tercapainya suatu target or keinginan 
2.3 Prinsip actuating ?
  • memperlakukan pegawai dengan sebaik - baiknya
  • memberikan dorongan untuk mengembangkan potensinya
  • adil tanpa pilih kasih
  • menghargai hasil yang baik dan sempurna
  • mendororng perkembangan pertumbuhan manusia
Mengendalikan fungsi managemen !
3.1 Definisi controlling ?
  • power to make decisions about anything in organization or everywhere
3.2 Langkah-langkah dalam controlling ?
  • perencanaan strategi 
  • penyusunan anggaran 
  • pelaksanaan anggaran
  • evaluasi kinerja
3.3 kontrol sebagai fungsi managemen


  • fungsi utama dari controlling dalam managemen adalah perbaikkan peningkatan kualitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. 
Motivasi
4.1 DDefinisi motivasi ?


  • kontrol batiniah dari tingkah laku seperti yang diwakili oleh kondisi - kondisi fisiologis, minat-mintat,  kepentingan-kepentingan, sikap-siksp, dan aspirasi-aspirasi
4.2 Definisi motivasi kerja ?


  • hasrat yang berbeda dari person-person untuk memperjuangkan dan melaksanakan dengan baik satu tugas khusus tertentu 
4.3 Teori-teori motivasi ?
  • teori dorongan (drive theory) mengatakan bahwa prilaku didorong ke arah tujuan oleh kondisi yang mendesak (driving state) dalam diri orang atau binatang. gagasan freud tentang kepribadian didasarkan pada dorongan seksual dan dorongan agresif bawaan. bila kondisi dorongan internal itu muncul, individu didesak untuk berprilaku dengan cara yang sedemikian rupa sehingga mengurangi intensitas dari kondisi mendesaj tersebut. pada manusia sekurang-kurangnya tercapainya pengurangan kondisi terdesak itu merupakan sesuatu menyenangkan dan memuaskan.
  • Teori insentif, memberi tekanan pada prilaku yang dimotivasi oleh insentif. teori dorongan lebih berlaku untuk beberapa motif biologis seperti lapar, haus, seks. teori insentif lebih merupakan satu daya tarik atau rangsangan yang datang dari depan. misalnya dua kelompok tikus yang kadar kelaparannya sama (dorongan), diberi makanan yagn berbeda. kelompok A diberi makanan yang enak-enak, dan kelompok B diberi makanan biasa, ternyata kelompok A menghabiskan lebih banyak makanan ketibang kelompok B. bearti motivasi dorongannya sama tetapi motivasi daya tariknya atau insentif berbeda. hal penting dari teori insentif adalah bahwa individu mengharapkan kenikmatan dengan mencapai apa yang disebut insentif positif dan menghindari apa yang dikenal sebagai insentif negatif.
  • Teori proses - terbalik berbicara tentang motivasi untuk mendapatkan kenikmatan sesudah mengatasi tantangan. misalnya penerjun payung, yang pada awalnya ketakutan tetapi tetap terjun untuk merasakan kenikmatan terjun payung.  atau seorang pengguna narkoba, mula-mula hanya menggunakan narkoba untuk menghilangkan stress. tetapi lama kelamaan dia akan menggunakan narkoba untuk melepaskan diri dari rasa tidak enak yagn ditimbulkan kalau tidak menggunaka narkoba. motivasi ini sering terdapat pada orang yang senang menyerempet bahaya untuk mendapatkan kenikmatan setelah bebas dari bahaya itu. 
  • Teori level optime berbicara tentang motivasi yang timbul untuk mengejar level optimal. misalnya orang yang terlalu sibuk akan mengalami stress dan kelelahan dan selanjutnya termotivasi untuk melakukan sesuatu guna mengendorkan ketegangan atau stress itu sampai ke level optimal. orang yang memiliki terlalu banyak waktu luang karena tidak ada kesibukan akan mengalami kebosanandan selanjutnya akan mencari kesibukan sampai ke level optimal. bandingkan dengan keadaan homeostatis, kecenderungan tubuh untuk mempertahankan proses fisiologis internal pada level optimal.
Kepuasan kerja
5.1 Definisi kepuasan kerja ?
  • harapan dapat mencapai gol dalam pekerjaan / the appraisal of one's job as attaining or allowing the attainment of one's important job value
5.2 Aspek-aspek kepuasan kerja ?
  • kesesuaian keperibadian dengan pekerjaan, paa hakikatnya orang yang tipe keperibadiannya kongruensama dan sebangun dengan pekerjaan yang mereka pilih seharusnya mendapatkan bahwa mereka mempunyai bakat dan kemampuan yang tepat untuk memenuhi tuntutan dari pekerjaan mereka. dengan demikian akan lebih besar kemungkinan untuk berhasil pada pekerjaan tersebut.
  • rekan kerja yang mendukung, oragn orang mendapatkan lebih daripada sekedar uang atau prestasi yang berwujud dari dalam kerja. bagi kebanyakan karyawan, kerja juga megnisi kebutuhan akan sosial. oleh karena itu bisa mempunyai rekan kerja yang ramah dan menyenangkan dapat menciptakan kepuasan kerja yang meningkat 
  • kerja yang secara mental menantang, kebanyakan karyawan menyukai pekerjaan-pekerjaan yang memberi mereka kesempatan untuk menggunakan keterampilan dan kemampuan mereka dan menawarkan tugas, kebebasan, dan umpan balik mengenai betapa baik mereka mengerjakan. karakteristik ini membuat kerja meantang. pekerjaan yang kurang menantang menciptakan kebosenan, tetapi terlalu bnyak menantang menciptakan frustasi dan prasaan gagal.
5.3  Faktor-faktor penentu kepuasan kerja ?
  • ciri-ciri instrinsik pekerjaan, menurut Locke ciri-ciri instrinsik dari pekerjaan yang menentukan kepuasan kerja ialah keragaman, kesulitan, jumlah pekerjaan, tanggung jawab, otonomi, kendali terhadap metode kerja, kemajemukan, dan kreativitas.
  • Gaji penghasilan, imalan yang dirasakan adil, Siegel & Lane mengutip kesimpulan yang diberikan oleh beberapa ahli yang meninjau kembali hasil hasil penelitian tentang pentingnya gaji sebagai penentu dari kepuasan kerja, yaitu bahwa para sarjana psikologi telah secara tradisional dan salah meminimasi pentingnya uang sebagai penentu kepuasan kerja
  • Penyeliaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa hana ada satu ciri kepemimpinan yang secara konsisten berkaitan dengan kepuasan kerja yaiu penenggangan rasa. hubungan antara aspek-aspek lain dair penyeliaan dan kepuasan kerja adalah kurang jelas dan hasilnya saling bertentangan. Locke memberikan kerangka teoritis untuk memahami kepuasan tenaga kerja dengan penyeliaan. ia menemukan dua jenis dari hubungan atasan dan bawahan: hubungan fungsional mencerminkan sejauh mana penyelia membantu tenaga kerja untuk memuaskan nilai-nilai pekerjaan yang penting bagi tenaga kerja. misalnya jika kerja yang menantang penting bagi tenaga kerja, penyelianya membantu memberikan pekerjaan yang menantang kepadanya. hubungan keseluruhan didasarkan pada ketertarikan antar pribadi yang mencerminkan sikap dasar dan nilai nilai yang serupa. misalnya atasan dengan bawahan saling tertarik karena dua-dunya senang bermain bridge, atau dua duanya mempunyai pandangan hidup ysng sama. berdasarkan model dari Locke ini orang dapat mempunyai hubungan keseluruhan yang baik dan sebaliknya. menurut Locke, tingkat kepuasan kerja yang paling besar dengan seorang atasan ialah jika kedua jenis hubungan adalah positif. penyeliaan merupakan salah satu faktor juga dari kelompok faktor Hygiene dan Herzberg. namun jika cara penyeliaan dilakukan oleh atasan yang memiliki ciri-ciri pemimpin yang transformasional maka tenaga kerja akan meningkatkan motivasinya sekaligus dapat merasa puas dengan pekerjaannya.
  • rekan-rekan sejawat yang menunjang
  • kondisi kerja yang menunjang, bekerja dalam ruangan yang sempit, panas, yang cahaya lampunya menyilaukan mata, kondisi kerja yang tidak mengenakkan akan menimbulkan keengganan untuk bekeja.

sumber :
Basuki Heru, A.M. 2008. Psikologi Umum. Gunadarma. Jakarta
Gulo Dali & Kartono Kartini. 2003. Kamus Psikologi. Pionir Jaya. Bandung
Munandar, A.S. 2001. Psikologi Industri dan Organisasi. UI-Press. Jakarta


TULISAN PART 2

Nama : Ika Mulyana
NPM :13512575
Kls : 3PA06
Psychology of Gunadarma University
  • Cari satu kasus tentang motivasi kerja / kepuasan - ketidakpuasan kerja !
 dalam tulisan kali ini saya mengambil kasus tentang motivasi kerja ;
sewaktu saya smester tiga saya tertarik dan mengambil salah satu tawaran kerja dari teman saya menjadi SPG produk lampu senter LED bermerk energizer bagian depan maupun belakang untuk sepeda  dengan fee perhari 250.000,00 dengan waktu kerja hanya weekend (jumat, sabtu, minggu). saya tertarik dan melamar ke energizer dari banyaknya tawaran kerja yang masuk ke saya tetapi saya memilih ini dikarenakan / motivasinya adalah karena tambah pengalaman, berpakaian sopan, fee lumayan, waktu kerja hanya weekend dari jam 11.30 AM -20.00 PM, jarak dari rumah menuju tempat kerja tidak jauh selain itu saya menyadari bahwa kelebihan saya adalah di bidang selling / promosi dan saya ingin terus melatihnya tidak ingin menyia-nyiakan anugerah yang telah ALLAH kasih ke saya. sewaktu saya melamar ke bagian hrd energizer saya bersaing dengan para wanita wanita cantik lainnya hari itu juga kami semua di interview dan hari itu juga di umumkannya siapa yang lolos menjadi SPG Energizer ternyata hanya saya seorang yang lolos padahal sewaktu di interview ditanya pengalaman kerja saya menjawab apa adanya keadaan saya. tambah satu lagi motivasi saya untuk mengambil pekerjaan itu .   
selagi saya bekerja yang menjadi motviasi lainnya untuk saya terus mengasah anugerah dari ALLAH S.W.T selling saya tidak peduli bekerja sebagai SPG, or anything yang berbau selling or promotion adalah ada salah satu bapak yang saya tawarkan produk yang saya jual dan explained him n he answered you look so good hm.. i mean cara menjelaskan kamu bagus lengkap disertai dengan dia tersenyum kepada saya, first impression saya kepada bapak tersebut adalah dari style dan cara berkomunikasi adalah sosok yang terhormat, terpelajar itu tambah lagi motivasi kerja yang saya dapatkan. ada lagi yang membuat saya termotivasi kerja untuk lebih dan lebih ada seorang manager dari sebuah supermarket ternama berbincang kepda saya dan menawarkan untuk kerja disitu kalau perkuliahan telah lulus menjadi S1.  

Rabu, 08 Oktober 2014

TULISAN PERTEMUAN 1

Nama : Ika Mulyana
NPM : 13512575
Kelas : 3PA06
Psychology of Gunadarma University.
berikan 1 tulisan tentang fenomena prilaku dalam organisasi beserta tanggapan / komentar !
Prilaku dalam organisasi atau kelompok adalah suatu studi yang menyangkut asfek-aspek tingkah laku manusia dalam suatu organisasi, atau kelompok tertentu.ex. Sikap dalam organisasi berikut yang sering terjadi dalam mengerjakan tugas kelompok
banyak dikalangan siswa/i maupun mahasiswa/i jika memiliki tugas kelompok mereka mengendalikan teman sekelompoknya, mungkin mereka hanya memberikan kepada anggota kelompok lain uang untuk ngeprint.
tanggapan saya untuk fenomena ini adalah not good, sejatinya tugas kelompok bertujuan untuk meringankan tugas karena dikerjakan oleh banyak orang dan mereka yang hanya mengandalkan teman secara tidak langsung melatih untuk menjadi pemalas dalam berfikir or bekerja. otak kitapun sejatinya perlu diasah agar semakin tajam dan peka terhadap suatu masalah.
    

Jumat, 03 Oktober 2014

TUGAS PERTEMUAN 1

Nama   Ika Mulyana
kls        3PA06
NPM   13512575
Psychology of  Gunadarma University.

11. Apa itu management ?
  • management berasal dari kata manage yang artinya menurut kamus oxford adalah controlling a business or act of running problem caused by bad to dealing with people or situations successfuly, intinya dalam bahasa management adalah mengatur sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran.
1.2 Sebutkan jenis management ?
  •  Management SDM adalah penerapan management berdasarkan fungsinya untuk memperoleh SDM yang terbaik bagi bisnis yang kita jalankan dan bagaimana SDM yang terbaik tersebut dapat dipelihara dan tetap bekerja sama dengan kualitas yang konstan maupun bertambah.
  • Management pemasaran adalahkegiatan management berdasarkan yang pada intinya berusaha untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yang dibutuhkan oleh konsumen.
  • Management keuangan adalah kegiatan management berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuan secara ekonomis.
1.3 Apa itu psikologi management ?
  • Lingkup tugas seorang manager pada dasarnya mencangkup mengarahkan kegiatan bawahan, menjalin kerja sama dengan teman sekerja dan atasan, dan melakukan kegiatan bisnis dengan pihak luar. lingkup tugas ini menuntut pemahaman akan psikologi manusia-sebagai dasar untuk bertindak secara tepat. 
1.4 Tujuan psikologi management ?
  • banyak manager gagal menjalankan tugasnya hanya karena ia tidak memahami psikologi orang yang biasa disebut dengan psikologi management, jadi tujuan utama psikologi management untuk supaya seorang manager dapat memahami psi or kejiwaan seseorang.
2.1 Apa itu kepemimpinan ?
  • leadership is part of management, for example : a manager is required to plan n organize but we as of leader is that he gets other to follow
2.2 Teori kepemimpinan ?
  • Teori great man, anda mungkin pernah mendengar bahwa ada orang-orang tertentu yang memang dilahirkan untuk memimpin. menurut teori ini seorang pemimpin besar dilahirkan dengan karakteristik tertentu seperti karisma, kecerdasan, keyakinan, dan keterampilan sosial yang membuatnya terllahir sebagai pemimpin yang alami. teori great man mengasumikan bahwa kapasitas untuk memimpin adalah sesuatu yang melekat , pemimpin besar dilahirkan bukan dibuat. teori ini menggambarkan seorang pemimpin yang heroik dan ditakdirkan untuk menjadi pemimpin karena kondisi sudah membutuhkannya
  • teori management, dikenal juga sebagai teori transaksional fokus terhadap peran pengawasan kinerja, organisasi dan kelompok. teori ini berdasarkan kepada sistem imbalan dan hukuman. teori management sering digunakan dalm bisnis, ketika karyawan berhasil mereka ihargai, ketika mereka gagsl mereka ditegur atau dihukum.
  • teori hubungan juga dikenal sebagai teori transformasi, fokus pada hubungan yang terbentuk antara pemimpin dan pengikut. pemimpin transformasi memotivasi dan menginspirasi dengan membantu anggota kelompok melihat penting dan baiknya suatu tugas. pemimpin fokus pada kinerja anggota kelompok dan juga ingin setiap orang untuk memaksimlkan potensinya. pemimpin dengan gaya ini sering memiliki standar etika dan moral yang tniggi
  • teori partisipan menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang ideal adalah mengambil masukan dari orang lain. para pemimpin mendorong partisipasi dan kontribusi dari anggota kelompok dan membantu anggota kelompok merasa lebih berkomitmen terhadap proses pengambilan keputusan.dalam teori partisipatif bagaimanapun pemimpin berhak untuk memungkinkan masukan pendapat dari orang lain.
3.1 Pengertian perencanaan ?

  • arrangement for doing.
3.2 Manfaat perencanaan ?

  • lebih mengetahui kegiatan secara sistematis karena sudah tersedia consepmap, apa yang harus dilakukan
  • memberikan gambaran mengenai kegiatan
  • mendeteksi ambatan yang akan ditemui
  • menghemat waktu, usaha, dan dana
  • mengarahkan kepada tercapainya tujuan 
3.3 Jenis perencanaan dan organisasi
  • menurut prosesnya : 
  1. policy planning, suatu perencanaan yang memuat kebijaka- kebijakan, tentang garis besar atau pokok dan bersifat umum, menenai apa dan bagaimana melaksanakan kebijakan itu 
  2. program planning, merupakan perincian dan penjelasan daripada policy planning, dalam perencanaan ii biasanya memuat hal-hal berikutiktisar tugas-tugas yang harus dikerjakan, sumber-sumber dan bahan-bahan yang dapat digunakan, biaya, personalia, situasi dan kondisi pekerjaan dan prosedur kerja yang harus dipatuhi dan struktur organisasi yang harus dipatuhi
  3. operasi planning, yakni suatu perencanaan yang memuat hal-hal yang bersifat teknis seperti cara-cara pelaksanaan tugas agar berhasil mencapai tujuan 
  • menurut jangka waktunya 
  1. long range planning, perencanaan jangka panjang yang dalam pelaksanaannya mmbutuhkan waktu lebih dari tiga tahun
  2. intermediate planning, perecanaan jangka menengah yang waktu pelaksanaannya membutuhkan waktu antara satu sampai tiga tahun
  3. short range planning, perencanaan jangka pendek yang pelaksanaannya membutuhkan waktu kurang dari satu tahun
  • menurut wilayah pelaksanaannya 
  1. national planing, rencana yang diperuntukkan bagi seluruh wilayah negara
  2. ragional planning, rencana untuk suatu daerah
  3. local planning, rencana untuk suatu daerah yang sangat terbatas
  •  menurut penggunaannya 
  1. single use planning, suatu perencanaan hanya untuk sekali pakai saja. dalam arti jika rencana tersebut telah tercapai maka tidak akan digunakan kembali
  2. repeats planning, perencanaan yang dipakai secara berulang-ulang
  • dilihat dari segi luasnya usaha kegiatan
  1. general planing, suatu rencana yang dibuat secara garis besar dan menyeluruh untuk kegiatan kerja sama yang lebih luas, ex rencana kepala bidann KanWil untuk satu tahun pelajaran
  2. special planning, suatu rencana mengenai kegiatan husus, ex perencanaan yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk mengatasi kesulitan belajar dikelas IPA
Sumber :
http://d-p-y.blogspot.com/2013/05/jenis-jenis-managemen.html?m=1
http://www.blogteori.com/2013/11/8-teori-utama-kepemimpinan.html?m=1
Feinberg, M,R, Tanofsky Robert & Tarrant, J.J. 1994.PSIKOLOGI MANAJEMEN. Mitra Utama. Jakarta.
Munandar, A.S. 2001. PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI. UI-Press. Jakarta.

Selasa, 01 Juli 2014

TUGAS INDIVIDU SOFTSKILL KESEHATAN MENTAL

Nama : Ika Mulyana
NPM : 13512575
Kelas : 2PA06
MatKul : Kesehatan Mental

THE POWER OF LOVE
Cinta secara umum diartikan sebagai ekspresi prasaan dari seseorang berupa kedekatan kepada orang lain. Misalnya cinta antara orangtua dan anak, teman, dan pasangan.
Papah dan mamah saya adalah salah satu dari banyaknya pasangan di dunia yang sampai sekarang Alhamdulillah telah >10 tahun membina rumah tangga, pasti dalam membina rumah tangga. Tidak hanya dalam membina rumah tangga tetapi juga dalam pertemanan maupun masih dalam status berpacaran saja pasti ada konflik hanya yang membedakan dari setiap individu adalah pandangan kita terhadap konflik tersebut dan bagaimana cara menyelesaikan konflik tersebut.
semua individu pasti pernah merasakan adanya konflik tetapi yang membedaakn individu satu dengan individu lainnya adalah bagaimana cara kita memandang dan menyelesaika konflik tersebut”.
Ada beberapa pandangan psikolog tentang cinta, diantaranya yaitu dari psikolog yang braliran Freudian, Carl Jung, Erick Fromm, ect.
Menurut saya papah dan mamah saya termasuk kedalam pandangan psikolog tentang cinta menurut Erick Fromm beliau menyatakan bahwa seseorang membutuhkan cinta karena ia membutuhkan bantuan untuk mengatasi rasa kesepian dan kosong. Cinta yang tidak matang seperti anak kecil yang memiliki ketergantungan yang kuat. Sedangkan cinta yang matang didasarkan pada cinta diri dan kemampuan untuk memberikan cinta yang ia terima, jadi dalam proses keintimannya ada take and give dari cinta itu sendiri.
Saya mengatakan bahwa pandangan cinta papah dan mamah saya termasuk kedalam pandangan psikolog tentang cinta menurut Erick Fromm tidak hanya dikarenakan saya anak beliau tetapi ada alasan-alasan lain yang mendukung diantaranya :
ü Ada beberapa kekurangan mamah (ex. Gosip) yang itu selalu mendapatkan teguran dari papah saya yang notabennya papah saya tidak suka menggunjingkan orang lain baik itu aib mereka, bahkan bisa dibilang papah saya selalu positif thinking terhadap orang lain. Sampai sampai kita pindah rumah ke tempat dimana tetangga-tetangga khususnya ibu ibunya tidak ada waktu banyak untuk kumpul kumpul hanya untuk bergosip dikarenakan mayoritas di lingkungan tempat tinggal kami yang sekarang mayoritas istri maupun suami kerja.
ü Adanya take and give baik berupa cinta kasih perhatian, ex Sering papah saya meminta mamah saya untuk membuat makanan ini itu dengan sigap mamah langsung pergi ke pasar dan membeli dan membuatnya yang diinginkan oleh papah saya, itu salah satu bentuk give/pemberian perhatiannya kasihnya wujud cintanya mamah saya kepada papah saya. Sedangkan wujud perhatian kasih wujud cinta papah saya terhadap mamah saya salah satunya adalah dengan membolehkan mamah saya untuk pergi ketempat ex tanah abang dan dikasih pula uang untuk belanjanya haha.. masih banyak lagi tak and give yang mereka lakukan dan secara otomatis mereka melakukann take and give terhadap pasangannya tersebut.
Dalam memilih pasangan hidup, pria lebih menekankan pilihannya terhadap wanita yang memiliki ketertarikan fisik dan daya tarik seksual, sedangkan wanita lebih menekankan pilihannya terhadap pria yang  memiliki karakteristik kepribadian seperti intelegensi, kepercayaan diri, dan kesuksesan (Morse, Gruzer, dan Reis, 1973, Touris 1977).
Dari cerita mamah saya yang mempunyai beberapa mantan, banyak lawan jenis yang menyukai mamah saya dapat saya tarik kesimpulan bahwa pada zaman muda dahulu mamah saya menjadi salah satu kembang desa dikampungnya dan itu terbukti dengan sekarang dengan adanya keturunan mamahyaitu saya dan 3 adek-adek saya mereka termasuk saya memiliki paras baik tingkah yang menarik juga .
Mamah saya dahulu zaman masih muda memilih pacar yang sudah mapan bahkan walauupn ada muka tetapi kurang dari segi financial maupun kepribadianny mamah saya menolaknya dengan tegas bahkan pernah sampai mamah saya didukuni oleh salah satu orang yang menyukai mamah saya karena mamah saya dengan tegas menolaknya.
Mamah saya akhirnya melabuhkan cintanya kepada papah saya yang sekarang menjadi suaminya dan semoga menjadi suami imam di dunia maupun diakhirat berkat pertimbangan kepribadiaannya yang bagus dan financnya atau adanya bibit menjadi orang sukses.
Dan sekarang sifat memilih pasangan hidup baik khususnya buat menjadi suami saya lebih mengutamakan kepribadian, finance, agama seiman tentunya. Pokoknyamah yang bisa saya push atau ada bibit bebet bobot menjadi orang besar atau minimal dapat memenuhi kebutuhan saya dan keturunan saya kelak amin harus!
Tujuan mereka menikah selain untuk beribadah yaitu untuk memiliki keturunan, kepuasan psikologis, untuk kematangan pertumbuhan personal untuk dapat mengaktualisasikan dirinya.
Ada beberapa tipe hubungan dalam pernikahan menurut William Lederer dan Don Jackson 1968, tipe hubungan dalam pernikahan papah dan mamah saya adalah satisfactory/stable yaitu pernikahan yang memiliki kepuasan/tipe stabil, memiliki komitmen yang kuat meskipun saat mengalami tekanan/stress dalam pekerjaan,mengalami kekecewaan, dan pertengkaran.
Ada beberapa alasan saya mengapa menggolongkan tipe hubungan pernikahan papah dan mamah saya termasuk kedalam tipe hubungan pernikahan satisfactory/stable diantaranya :

ü Waktu itu mamah saya difitnah oleh saudara dari kel papah saya sebagai penyebab meninggalnya kakaknya papah saya.