Nama
: Ika Mulyana
NPM
: 13512575
Kelas
: 2PA06
MatKul
: Kesehatan Mental
THE
POWER OF LOVE
Cinta secara umum
diartikan sebagai ekspresi prasaan dari seseorang berupa kedekatan kepada orang
lain. Misalnya cinta antara orangtua dan anak, teman, dan pasangan.
Papah dan mamah saya
adalah salah satu dari banyaknya pasangan di dunia yang sampai sekarang
Alhamdulillah telah >10 tahun membina rumah tangga, pasti dalam membina
rumah tangga. Tidak hanya dalam membina rumah tangga tetapi juga dalam
pertemanan maupun masih dalam status berpacaran saja pasti ada konflik hanya
yang membedakan dari setiap individu adalah pandangan kita terhadap konflik
tersebut dan bagaimana cara menyelesaikan konflik tersebut.
“semua individu pasti pernah merasakan
adanya konflik tetapi yang membedaakn individu satu dengan individu lainnya
adalah bagaimana cara kita memandang dan menyelesaika konflik tersebut”.
Ada beberapa pandangan
psikolog tentang cinta, diantaranya yaitu dari psikolog yang braliran Freudian,
Carl Jung, Erick Fromm, ect.
Menurut saya papah dan
mamah saya termasuk kedalam pandangan psikolog tentang cinta menurut Erick
Fromm beliau menyatakan bahwa seseorang membutuhkan cinta karena ia membutuhkan
bantuan untuk mengatasi rasa kesepian dan kosong. Cinta yang tidak matang seperti
anak kecil yang memiliki ketergantungan yang kuat. Sedangkan cinta yang matang
didasarkan pada cinta diri dan kemampuan untuk memberikan cinta yang ia terima,
jadi dalam proses keintimannya ada take and give dari cinta itu sendiri.
Saya mengatakan bahwa
pandangan cinta papah dan mamah saya termasuk kedalam pandangan psikolog tentang
cinta menurut Erick Fromm tidak hanya dikarenakan saya anak beliau tetapi ada
alasan-alasan lain yang mendukung diantaranya :
ü Ada
beberapa kekurangan mamah (ex. Gosip) yang itu selalu mendapatkan teguran dari
papah saya yang notabennya papah saya tidak suka menggunjingkan orang lain baik
itu aib mereka, bahkan bisa dibilang papah saya selalu positif thinking
terhadap orang lain. Sampai sampai kita pindah rumah ke tempat dimana
tetangga-tetangga khususnya ibu ibunya tidak ada waktu banyak untuk kumpul
kumpul hanya untuk bergosip dikarenakan mayoritas di lingkungan tempat tinggal
kami yang sekarang mayoritas istri maupun suami kerja.
ü Adanya
take and give baik berupa cinta kasih perhatian, ex Sering papah saya meminta
mamah saya untuk membuat makanan ini itu dengan sigap mamah langsung pergi ke
pasar dan membeli dan membuatnya yang diinginkan oleh papah saya, itu salah
satu bentuk give/pemberian perhatiannya kasihnya wujud cintanya mamah saya
kepada papah saya. Sedangkan wujud perhatian kasih wujud cinta papah saya
terhadap mamah saya salah satunya adalah dengan membolehkan mamah saya untuk
pergi ketempat ex tanah abang dan dikasih pula uang untuk belanjanya haha..
masih banyak lagi tak and give yang mereka lakukan dan secara otomatis mereka
melakukann take and give terhadap pasangannya tersebut.
Dalam memilih pasangan
hidup, pria lebih menekankan pilihannya terhadap wanita yang memiliki
ketertarikan fisik dan daya tarik seksual, sedangkan wanita lebih menekankan
pilihannya terhadap pria yang memiliki
karakteristik kepribadian seperti intelegensi, kepercayaan diri, dan kesuksesan
(Morse, Gruzer, dan Reis, 1973, Touris 1977).
Dari cerita mamah saya
yang mempunyai beberapa mantan, banyak lawan jenis yang menyukai mamah saya
dapat saya tarik kesimpulan bahwa pada zaman muda dahulu mamah saya menjadi
salah satu kembang desa dikampungnya dan itu terbukti dengan sekarang dengan
adanya keturunan mamahyaitu saya dan 3 adek-adek saya mereka termasuk saya
memiliki paras baik tingkah yang menarik juga .
Mamah saya dahulu zaman
masih muda memilih pacar yang sudah mapan bahkan walauupn ada muka tetapi
kurang dari segi financial maupun kepribadianny mamah saya menolaknya dengan
tegas bahkan pernah sampai mamah saya didukuni oleh salah satu orang yang
menyukai mamah saya karena mamah saya dengan tegas menolaknya.
Mamah saya akhirnya
melabuhkan cintanya kepada papah saya yang sekarang menjadi suaminya dan semoga
menjadi suami imam di dunia maupun diakhirat berkat pertimbangan
kepribadiaannya yang bagus dan financnya atau adanya bibit menjadi orang
sukses.
Dan sekarang sifat
memilih pasangan hidup baik khususnya buat menjadi suami saya lebih
mengutamakan kepribadian, finance, agama seiman tentunya. Pokoknyamah yang bisa
saya push atau ada bibit bebet bobot menjadi orang besar atau minimal dapat
memenuhi kebutuhan saya dan keturunan saya kelak amin harus!
Tujuan mereka menikah
selain untuk beribadah yaitu untuk memiliki keturunan, kepuasan psikologis,
untuk kematangan pertumbuhan personal untuk dapat mengaktualisasikan dirinya.
Ada beberapa tipe
hubungan dalam pernikahan menurut William Lederer dan Don Jackson 1968, tipe
hubungan dalam pernikahan papah dan mamah saya adalah satisfactory/stable yaitu
pernikahan yang memiliki kepuasan/tipe stabil, memiliki komitmen yang kuat
meskipun saat mengalami tekanan/stress dalam pekerjaan,mengalami kekecewaan,
dan pertengkaran.
Ada beberapa alasan
saya mengapa menggolongkan tipe hubungan pernikahan papah dan mamah saya
termasuk kedalam tipe hubungan pernikahan satisfactory/stable diantaranya :
ü Waktu
itu mamah saya difitnah oleh saudara dari kel papah saya sebagai penyebab
meninggalnya kakaknya papah saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar